oleh

Diduga Masalah Proyek. Oknum ASN di Desa Hiliaurifa Hilismaetano Halangi Pembangunan Jalan Desa

Diduga Masalah Proyek. Oknum ASN di Desa Hiliaurifa Hilismaetano Halangi Pembangunan Jalan Desa.

SUARAGARUDANEWS.COM | NIAS SELATAN –
Oknum anggota Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga menghalangi pembangunan jalan desa di Desa Hiliaurifa Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan yang akan dikerjakan, Rabu (27/05).

Diketahui pembangunan jalan tersebut menggunakan anggaran desa sebesar 70 juta rupiah.

Pembangunan Jalan di Desa Hiliaurifa Hilisimaetano Yang Tertunda. (foto:ist)

Aksi penghalangan pembangunan jalan desa tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Hiliaurifa Hilisimaetano Berusaha Halawa kepada awak media, Kamis (28/05).

“Iya benar, ada upaya menghambat pembangunan jalan desa di desa ini, dan memang benar oknum ASN yang diduga melakukan hal tersebut, ” Ucap Kades kepada awak media.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, bahwasannya lahan yang digunakan desa tersebut merupakan milik Yoakim Dachi dan untuk hal tersebut sudah mendapatkan ijin dari yang bersangkutan sehingga pengadaan pembagunan jalan dilakukan.

Namun amatan wartawan, meskipun sudah mendapat ijin dari Bapak Yaokim Dachi tetapi Agusman Dachi seorang PNS, yang juga Wakil Kepala Sekolah SDN 076729 Hiliaurifa Hilisimaetano menghalanginya dengan mengatakan kalau tidak aku yang pegang proyek ini maka pembangunan dibatalkan, sebut Kades menirukan ucapan Agusman Dachi .

“Beliau merupakan anak dari Yaokim Dachi, dengan adanya keberatan dari dia, pembangunan terpaksa dihentikan sementara, ” Aku Kades.

Menurut Kades bahan material seperti batu 15 kubik, pasir 12 kubik, dan semen 20 sak telah disiapkan, dan pembangunan telah dimulai sejak Selasa, 26 Mei 2020 dan sudah sampai 15 meter jalan dibangun.

“Kami sudah belanja kebutuhan bahan dan material untuk bangun jalan ini, pekerjaan ini kami mulai sejak Selasa, 26 Mei 2020 dan sudah sampai 15 meter jalan yang dibangun, akibat adanya peristiwa ini kita stop dulu, ” ujar Kades.

Kades menyesalkan ada ASN yang menghambat pembangunan jalan yang merupakan program desa, dan seharusnya ASN ikut membantu mensukseskan pembangunan desa, bukan malah menghambatnya.

“Kami meminta kepada Pemkab Nias Selatan, untuk membantu menyelesaikan masalah dengan oknum ASN yang menghambat pembangunan ini dan mendapat sanksi tegas oknum ASN tersebut, ” minta Kades.

Dikatakan Kades, bahwasannya pembangunan ini merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat desa dengan harapan dana yang di gunakan tepat sasaran dan menjadi kebutuhan bersama masyarakat di desa Hiliaurifa Hilismaetano.

“pembangunan jalan terpaksa dihentikan sementara karena ada oknum PNS yang menghalangi kami dan para pekerja kami diusir semua secara paksa, dengan mengatakan dia pemilik lahan yang digunakan untuk jalan desa. miris sekali, ” Sebut Kades. (Ndra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed