oleh

GMNI Deli Serdang: Konflik Agraria di SUMUT Harus di Tuntaskan!

SUARAGARUDANEWS. COM | Deli Serdang – Konflik Agraria di Sumatera Utara adalah salah satu yang terbesar di Indonesia, KPA mencatat sepanjang tahun 2017 ada 59 konflik Agraria yang pecah. Selain itu Sumatera Utara juga memiliki akar konflik Agraria yang panjang dan menyejarah.

Di lahan HGU PTPN II dan eks HGU PTPN II selama ini adalah objek konflik Agraria yang tak kunjung selesai dan menjadi areal konflik terbesar.

Sebut saja kasus yang terjadi di Desa Sei Mencirim, Deli serdang. Sering terjadi bentrokan antara PTPN II dengan masyarakat petani khususnya. Masih dalam sengketa lahan konflik PTPN II, perebutan lahan juga terjadi di Desa Sei Simalingkar yang juga berujung pada bentrokan.

Konflik Agraria yang terjadi di Desa Sei Mencirim dan Simalingkar merupakan gunung es konflik agraria yang di sebabkan klaim sepihak BUMN di atas tanah-tanah masyarakat yang telah terjadi selama puluhan tahun.

Kasus-kasus ini hanya sebagian kecil dari konflik agraria di Sumut. Meski sudah melapor keberbagai pihak yang berwenang, kasus-kasus ini tak kunjung selesai.

Ratusan konflik Agraria antara petani dan PTPN terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia tanpa ada penyelesaian yang jelas dan memberikan keadilan bagi para petani. Ini juga menandakan, reforma agraria yang tengah di janjikan oleh pemerintah jalan di tempat.

Maka dari itu, DPC GMNi Deli Serdang mendesak agar kasus-kasus Agraria dan konflik Agraria di Sumut khususnya Deli Serdang harus segera di tuntaskan. (Ndra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed