oleh

KADINSOS MEDAN SEBUT BST KEMENTERIAN SOSIAL R.I TERSALUR DENGAN BAIK DAN LANCAR

SUARAGARUDANEWS.COM, MEDAN – Kepala Dinas Sosial Kota Medan Endar Sutan Lubis menginformasikan terkait Bantuan Sosial Tunai (BST) tahun 2020 di Kota Medan telah tersalurkan dengan baik, aman dan lancar.

Hal tersebut dikatakan Endar Sutan Lubis kepada wartawan melalui telepon selular, Jumat, (6/11).

Dikatakan Endar, BST telah tersalur dan diterima kepada nama-nama yang terdaftar di Dinas Sosial Kota Medan dari bulan Juni 2020 lalu dan penyalurannya langsung di anggarkan Kemensos R.I melalui HIMBARA dan PT. Pos Indoensia.

“Sudah kita salurkan dari Juni tahun 2020 lalu, jadi, BST ini merupakan program bantuan Kementerian Sosial RI yang diperuntukan bagi masyarakat yang terdampak langsung akibat Covid-19 dan terhadap itu Dinas Sosial Medan hanya memonitoring pelaksanaanya dan mengawasinya saja,” sebut Endar kepada awak media.

Baca Juga:

https://www.suaragarudanews.com/begini-cara-penyaluran-bts-dinsos-kota-medan-melalui-pt-pos-indonesia-simak-yuk/

BST ini disampaikan Endar, hanya ber kuotakan 631,155 KPM (Kader Pembangunan Manusia), dan teknis penyalurannya juga dapat melalui mekanisme Bank melalui HIMBARA (Himpunan Bank Pemerintah) yakni BNI dan BRI dan tunai melalui PT. Pos Indonesia.

Endar juga tidak bisa berbuat banyak terkait program Kementerian Sosial R.I ini. Pihaknya (Dinas Sosial Kota Medan) hanya menerima kuota saja dari pusat dan Dinas Kabupaten/Kota hanya melakukan pendataan.

“Harapan kita maunya kuota itu ditambah, jadi masyarakat yang terdampak Pandemi bisa terbantu, tapi program ini sudah ditetapkan Kementerian Sosial R.I dan kita hanya melakukan pendataan terkait penerima bantuan dari program tersebut,” sebut Endar.

Baca Juga:

https://www.suaragarudanews.com/atasi-covid-19-dinsos-kota-medan-turunkan-bantuan-sosial-tunai-ke-631155-kpm/

Intinya, sambung Endar, penetapan kuota dulu, baru dilakukan pendataan, dan yang mendata itu kami. Dan dapat dipahami, anggaran untuk itu terbatas dan penyalurannya dilakukan di  seluruh wilayah di Indonesia, jelas Endar.

Dinas Sosial juga turut memfasilitasi apabila ada masyarakat yang terdata untuk menerima bantuan tersebut, namun tidak menerima bisa mendatangi “KRISIS CENTRE” yang ada di Kantor Dinas Sosial Medan atau bisa melalui aplikasi “LAPOR”.

“Masalah-masalah terkait penyaluran BST bisa komplain ke “KRISIS CENTRE” atau melalui aplikasi “LAPOR” disana kita akan melihat dan menganilisis masalah yang terjadi, agar segera ditanggulangi, bisa juga menghubungi via WhatsApp yang tersedia dan kita akan berikan jawaban,” papar Endar.

Terakhir, disampaikan Endar pihaknya meminta waktu yang cukup untuk melakukan verifikasi dan pendataan terakit masyarakatnya di Kota Medan agar pelaksanaan penanggulangan dan pelaksanaan bantuan sosial dengan data yang mantap dan matang.

“Jangan terburu-buru terkait memberikan bantuan, lebih baik lambat tapi terencana dengan baik, dari pada mau cepat akhirnya menemukan persoalan yang tadinya tidak diprediksi.” aku Endar. (ndra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed