oleh

Karena Himpitan Ekonomi ! Pasutri Nekat Gelapkan Sepeda Motor

SUARAGARUDANEWS.COM | MEDAN – Karena kebutuhan sehari hari dan untuk membeli baju, kedua pasutri ini nekat gelapkan sepedamotor milik Riani Puspita (28) warga Sri Gunting blok VI no 62 desa Sei Beras Sekata Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang, Rabu (24/01/18) pukul 12.00 wib di Jalan Pasar Lima Komp. Cina Kel. Lalang Kec. Medan Sunggal.

Kejadian apes itu diketahui terjadi saat korban (Rani) hendak keluar ingin membeli obat untuk anaknya di Kampung Lalang, kedua tersangka yakni Kho Andy alias AAN (33) dan Yance (33) yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) datang kerumah korban dengan menggunakan becak.

Kala itu kedua tersangka membujuk korban untuk ikut berbonceng tiga diatas sepeda motor Yamaha Zupiter Z no. Pol BK 6150 UZ milik korban dengan modus operandi tersangka AAN yang mengendarai sepedamotor.

Ketika sampai diterminal Pinang Baris, kedua tersangka mengajak korban untuk pergi ke Komplek Cina dimana tersangka Yance tinggal dengan alasan untuk mengambil uang milik Yance yang tertinggal dirumah. Korban pun manggut terkena bujuk rayu dari kedua tersangka.

Sesampainya di Komplek Cina, kedua tersangka menurunkan korban dan menyuruh korban untuk mengetuk pintu rumah Yance dan korban pun lekas turun dari sepedamotornya dan menuju pintu rumah yang dimaksud kedua tersangka.

Saat korban tengah mengetuk pintu rumah tersangka Yance, ternyata kedua tersangka malah pergi meninggalkan korban seorang diri di lokasi kejadian dengan membawa sepedamotor milik korban. Kesal dan merasa ditipu daya, korban lekas mengadukan kejadian tersebut ke polisi sektor Sunggal saat itu. Dengan dibantu tim opsnal reskrim Polsek Sunggal, kedua tersangka akhirnya dapat diringkus dan diboyong ke Mako Polsek.

Dari pengakuan kedua tersangka, sepedamotor tersebut digadai dengan harga Rp. 1.800.000 dan uang hasil penggadaian tersebut di peruntukan kebutuhan sehari hari dan dipergunakan untuk membeli baju. Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka dipersangkakan dengan  Pasal 378 subs 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling rendah 3 tahun dan paling tinggi 5 tahun penjara. (ndra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed