oleh

KARTU MERAH JOKOWI DARI MAHASISWA DI MEDAN

SUARAGARUDANEWS.COM | MEDAN – Mahsiswa Kota Medan Bersatu menggelar aksi damai di depan gedung Kantor DPRD Sumut, Kamis (24/20).

Dalam aksi tersebut, sejumlah mahasiswa yang terdiri dari berbagai kampus memberikan rapor buruk berupa ‘Kartu Merah’ kepada pemerintahan Joko Widodo terkait regulasi, sikap dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah di masa Pandemi Covid-2019.

Mahasiswa menuntut agar pemerintah fokus dan berkonsentrasi menangani Pandemi Covid-19, dan menghentikan pilkada serentak di Desember 2020 mendatang.
Bertepatan dengan Hari Tani Nasional, mahasiswa juga menuntut agar pemerintah melaksanakan reforma agraria sejati, sebab UU Pokok Agraria saat ini sudah dianggap mati suri dan tidak jelas kelaminnya.

Kristianus Dachi Kordinator Lapangan dalam aksi tersebut dalam amatan wartawan menjelaskan, kartu merah kepada Presiden Jokowi itu merupakan bentuk kekecewaan kerja eksekutif belakangan hari ini dalam menangani dan mengendalikan Pandemi Covid-19.

“Hari ini, Indonesia sedang masuk kedalam jurang resesi, Penangangan Covid-19 gagal dan malah angka kematian serta yang positif virus saban hari kian membanyak, bukannya fokus menangani Covid malah menyelenggarakan Pilkada yang peruntukannya jelas bukan berdasar keselamatan rakyat,” tutur Dachi sapaan akrab.

Pemerintah, menurut Dachi diminta jangan ambigu membuat kebijakan, sehingga menimbulkan tanya serta kegaduhan publik, salah satunya seperti menerbitkan UU No. 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Covid-19.

“Dari UU No.2/2020 tersebut diketahui menimbulkan polemik baru, terkait hak konstitusional warga negara untuk mendapatkan penyelenggaraan negara berdasarkan prinsip negara hukum, serta kerugian warganegara untuk mengawasi penggunaan APBN melalui wakil rakyat di DPR,” Tutup Dachi. (TIM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed