oleh

Perlu adanya perbaikan infrastruktur permanen di Rokan Hilir Khususnya Jalan Tanjung Medan

SUARAGADUDANEWS. COM | MEDAN -Infrastruktur jalan merupakan salah satu yang harus diperhatikan untuk mempercepat mobilitas orang. Hanya dengan infrastruktur jalan yang baik orang dapat mempercepat mobilitasnya.

Infrastruktur jalan Tanjung Medan Barat saat ini belum pernah sekali pun dilakukan aspal. Kalau pun hanya perbaikan ringan, seperti melakukan bulldozer jalan. Maka perbaikan itu hanya bertahan kurang dari satu bulan. Jalan akan kembali seperti semula atau rusak.

Hal ini sama saja seperti menghambur – hamburkan uang rakyat yang telah bersusah payah mencarinya. Untuk keperluan membayar teribusi pajak ke daerah. Hal seperti ini sudah berlangsung selama rokan hilir pertama kali berdiri 04 oktober 1999 atau 21 tahun.

Mengutip data badan pusat statistik tahun 2018 jumlah penduduk tanjung medan 42 805. Dengan jumlah sebesar ini sangat penting untuk pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan jalan.

Adapun Anggota Dewan Perwakilan Daerah Rokan Hilir Komisi C yang membidangi. Bidang Pekerjaan Umum, Tata Kota, pertaman, kebersihan, pertambangan & energi, perumahan rakyat, lingkungan hidup, perencanaan pembangunan, pengairan dan perhubungan.

Anggota DPRD C Belum pernah terlihat melakukan aspirasi msyarat ini ke pada pemerintah daerah agar di lakukan pengaspalan jalan tanjung medan barat.

Terpilihnya kembali Jokowi menjadi presiden periode 2019-2024 memberikan kepastian berlanjutnya program pembangunan infrastruktur yang mengkoneksikan jalur-jalur perekonomian.

Semangat pembangunan ini seharus nya menjadi perhatian bagi pemerintah daerah melihat apa yang telah di lakukan pemerintah pusat dengan semangat pembangunan.

Potensi Pariwisata

Pariwisata Napangga di Rokan Hilir menjadi viral dengan datangnya orang dari berbagai dareah untuk mengunjungi.

Adapun orang yang datang dapat menikmati seport untuk berfoto dangan latar air matahari yang indah. Tidak lupa orang yang datang ingin juga melihat buaya dalam penangkaran yang usianya sudah lebih 10 tahun.

Dengan datang nya orang dari berbagai daerah untuk berkunjung ke danau napangga tentu dapat menbuhkan perekonomian warga sekitar. Akan tetapi seringkali wisatawan yang datang ketika pulang selalu mengeluhkan akses jalan buruk.

Industri di Tanjung Medan

Terdapat tiga pabrik kelapa sawit. PKS Tanjung Medan. PKS GBR dan PKS Mahato. Kemana Tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility – CSR) adalah pendekatan bisnis dengan memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Data BPS Rokan hilir tentang potensi sawit di Tanjung Medan tahun 2018 besar jumlah sawit 59 505, 19 ton/tahun. Jumlah potesi yang besar tetapi tidak dibarengi dengan perbaikan jalan. Kondisi jalan yang buruk ini yang sering kali menjadi penyebab dari kerugian bagi pengusaha di bidang jasa terasportasi khusunya pengangkutan sawit. (Penulis Prangky Pradana PanjaitanM ahasiawa Teknik Mesin Istitut Teknologi Medan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed