oleh

PROYEK PENINGKATAN JALAN BENDUNG- KEMAYUNGAN DI DUGA ASAL JADI

SUARAGARUDANEWS.COM | Banten – Program pemerintah kabupaten Serang dalam upaya percepatan pembangunan infra struktur Jalan namun dalam pelaksanaannya terkesan minimnya pengawasan dari pihak terkait di duga jadi pemicu kurangnya kualitas pada kegiatan peningkatan jalan bendung- kemayungan tepatnya di kecamatan ciruas kabupaten serang yang saat ini baru di kerjakan 12 hari kalender namun diduga kuat banyak terjadi kejanggalan pada kegiatan tersebut,dari hasil pantauan awak media di lokasi kegiatan banyak terjadi kejanggalan terutama pada galian pelebaran.

Menurut keterangan hadi selaku pengawas dari PT.HARBES BANGUN SEJAHTRA saat di konfirmasi awak media ”

kedalaman galian pelebaran 25 cm kalau ada yang kurang atau tidak sesuai tegor saja pekerjanya ” ungkap hadi,23/06/2019.

lain hal di soroti Wahyu pemuda pemerhati pembangunan Karena fakta di lapangan kedalaman galian pelebaran hanya 15 cm,pada item Tembok Penahan Tanah ( TPT ) material yang di gunakan jauh dari kualitas, dengan kata lain material batu yang di gunakan batu koreng ( kualitas rendah ) dengan adukan perekat ( pasir + semen ) yang di gunakan jauh dari standar aturan,ì hingga di duga kurangi kualitas, Pada tembok penahan tanahpun tidak di pasang sulingan air padahal ketinggian tembok mencapai 150 cm.

dari lokasi kegiatan nampak tidak adanya pihak terkait baik dari pihak PUPR kabupaten Serang maupun dari konsultan pengawas.paparnya di lokasi kegiatan.

Sekedar untuk di ketahui proyek peningkatanJalan bendung- kemayungan dengan panjang 1. km lebar 5 meter yang di kerjakan oleh PT.HARBES BANGUN SEJAHTRA selaku pemenang tender dengan konsultan pengawas dari PT.SARANA MULTI KREASI Dengan sumber dana APBD kabupaten Serang Banten tahun anggaran 2019 dengan Nilai Rp. 4.500. 000. 000; dengan alokasi waktu 150 hari kalender.( bersambung ) saat awak media konfirmasi lebih lanjut pihak terkait belum bisa di temui ( Pran’s )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed