oleh

PT. Kronjo Putra Perdana Gunakan Gas Subsidi Pada Mega Proyek Jembatan Kedung

SUARAGARUDANEWS. COM | Kab. Tangerang – Wahyudin selaku Kepala Bidang Investigasi DPP GP3B (Gerakan Pemuda Pemerhati Pembangunan Banten) hadir di kegiatan Proyek Jembatan Kedung Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang pada Jum’at 06/11/2020

Saat dialokasikan, diri mengherankan adanya penggunaan tabung gas bersubsidi dengan ukuran 3kg yang di gunakan PT. Kronjo Putra Perdana, seketika hal itu disoalkannya.

“Tadi sudah saya sampaikan pada Alwan, kenapa menggunakan gas bersubsidi di kegiatan mega proyek ini?.ini jelas pelanggaran” terangnya

Wahyudin menganggap PT. Kronjo Putra Perdana telah melakukan pelanggaran “Jelas ini pelanggaran, gas bersubsidi ini buat masyarakat miskin, tidak boleh diperuntukkan dikegiatan semacam ini, ini Mega proyek lho! kok menggunakan gas subsidi, ini sama saja mencuri atau mengambil hak masyarakat, dan secara prinsip K3 juga hal ini tidak dibenarkan dan dapat dipidanakan, segera akan saya laporkan pada APH agar ditindak tegas”ujarnya

Kepada Wahyudin, Alwan selaku Pelaksana dari PT. Kronjo Putra Perdana mengatakan dengan santainya “besok diganti yang gede boss”ucap Alwan saat diwawancara (6/11/2020)

Dilansir dari media online Cilangkahannewschanel.com, hal senada juga di sampaikan Brendy dari Aliansi Indonesia “Mengingat tabung gas melon merupakan gas subsidi, hal semacam ini yang kontraktor lakukan bisa masuk ke ranah Pidana karena unsurnya jelas, akan segera saya bawa hal ini ke TIPITER, peruntukkan subsidinya kan jelas untuk masyarakat kurang mampu, bukan untuk Mega Proyek”ucapnya berang

Dalam pantauan awak media diKegiatan Proyek pembangunan jembatan Kedung dengan nilai anggaran tujuh milyaran para pekerja mengabaikan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), badan jalan sekitar kegiatan juga kotor dan licin, Wahyu mengecam PT. KPP bekerja amatiran

“Kalau begini mah amatiran dan terkesan tidak profesional, padahal sudah saya ingat kan sebelumnya untuk diperhatikan K3, Konsultan Pengawasnya juga kok gak memberi teguran?” ungkapnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed