oleh

PT. Pos Indonesia Kota Medan Sebut BST Kemensos R.I Tepat Sasaran Berkat Semua Pihak

SUARAGARUDANEWS.COM, MEDAN – Skema perluasan bantuan sosial pemerintah melalui Kementerian Sosial RI dalam program Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Medan sukses, aman, lancar, cepat dan tepat sasaran.

Hal tersebut dikatakan Elan Pramudiansyah Kepala PT. Pos Indonesia Cab. Kota Medan dalam talkshow di Radio Lite 92.8 Fm, Jumat, (06/11).

Dalam dialognya, Elan menyebutkan PT. Pos Indonesia dalam hal ini khususnya Kota Medan dipercaya oleh Presiden Joko Widodo untuk menyalurkan bantuan dari Kementrian Sosial R.I.

“Kami sebagai PT.Pos Indonesia memiliki peran dan tanggungjawab yang ditugaskan oleh Presiden R.I dalam hal ini melalui Kemensos R.I yang dalam tugas dan pelaksanaanya dikordinasikan secara teknis melalui Dinsos Kota Medan,” sebut Elan Pramudiansyah.

Elan mengakui, pihaknya mempunyai porsi yang paling besar dalam menyalurkan bantuan sosial tunai tersebut.

“PT. Pos Indonesia dalam penyaluran bantuan sosial tunai tersebut memiliki porsi yang besar. Bayangkan saja, kami harus menyalurkan uang tunai yang begitu besar kepada 54 ribu penerima manfaat ditengah Covid, tentunya ini tantangan bagaimana uang itu harus sampai, masyarakat aman dan tanpa menciptakan masyarakat berkerumun,” kata Elan.

Suksesnya penyaluran BST ini disebut Elan tidak lepas dari peran semua pihak, baik TNI/Polri, Kecamatan, Keluruhan, Kepling dan Dinas Sosial Kota Medan serta petugas PT. Pos Indonesia.

“Kita melakukan sosialisasi-sosialisasi di Kecamatan terkait semua hal dalam penyaluran. Begitu juga dengan TNI/Polri, kami siagakan untuk mengawasi masyarakat agar tidak berkerumun. Apabila ada penjadwalan penyaluran BST dari Pusat, maka kami bagi per lingkungan, apabila ada masyarakat yang yang belum giliran lingkungannya mengantri, kita suruh pulang, jadi benar-benar ketat,” papar Elan.

Elan menyebutkan, diawal-awal pembagian bantuan, masyarakat masih belum tertib dan sulit diatur, namun masuk tahap 6 dan 7 (September dan Oktober) sudah mulai tertib dan aman.

“Kita salurkan ini kan by system, tidak manual tujuannya sebagai alat validasi petugas membayarkan karena itu adalah bentuk pertanggungjawaban uang negara jadi benar-benar harus tepat sasaran uang tersebut diterima berdasarkan data Kementerian Sosial R.I dan Dinsos Kota Medan,” aku Elan.

Penerima BST di foto, lalu barcodenya di scan, pembayarannya cash tapi pakai aplikasi PT. Pos Indonesia yakni Pos Giro Cash, jadi setiap penerima manfaat BST ada fotonya dan ada barcodenya.

“Poto dan barcode setiap penerima ada sama kita, jadi menghindari yang namanya kecurangan, dan kesalahan. Bisa jadi nanti ada 1 keluarga mengambil dua kali bisa diantisipasi dengan aplikasi tersebut, jadi bisa diuji, siapa penerima siapa yang berhak, “ Jela Elan.

Setiap tahap kata Elan, PT. Pos Indonesia melakukan evaluasi dan mendapat masukan ditambah lagi pihaknya diberikan waktu oleh pemerintah pusat untuk menanggulangi masalah-masalah setiap tahap hingga benar-benar baik penyalurannya. (tio)

 

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed