oleh

PT. RCGP Rehabilitasi Jalan Pontang Kronjo Mauk Sesuai Spek

SUARAGARUDANEWS.COM | Kab. Tangerang Banten- Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas PUPR mengamanahkan paket kegiatan Rehabiltasi Jalan Pontang Kronjo Mauk pada PT. Rizky Cipta Guna Perkasa (RCGP).

Pekerjaan dengan nilai anggaran Rp. 12.961.367.000 (Dua belas Milyard sembilan ratus enam puluh satu juta) ini bertujuan untuk meningkatkan akses ekonomi masyarakat Pantura sekaligus sebagai bentuk keseriusan Pelayanan Pemerintah Provinsi Banten pada masyarakat.

PT. RCGP berkomitmen menjaga mutu kwalitas dan kwantitas pekerjaan sesuai spesifikasi yang diamanahkan, hal ini disampaikan Perusahaan melalui Ayayat selaku Pelaksana Lapangan

“Komitmen kami menjalankan amanah pekerjaan sesuai spek, kami jaga kwalitas dan kwantitasnya, tidak ingin asal selesai, asal jadi, teknis pelaksananya sesuai standart operasional prosedure dalam mekanisme yang telah disepakati”

Masih kata Ayayat, “kami lakukan slump terhadap beton fs 45 dengan konstanta ukur 5 plus minus 2 cm, rehabitasi jalan ini semua beton lama dibongkar, puing puingnya juga sudah diangkut, sesuai arahan konsultan dan peltek ada sebagian yang dijadikan penahan abrasi air di pulau cangkir” terangnya

Dalam pantau awak media hingga pekan ini, Paket pekerjaan bernomor kontrak 600/143/SPK/PJWU-PKM/BBM/DPUPR/2019 yang didampingi Konsultan Pengawas dari PT. Perindo Raya Engineering berjalan lancar sesuai schedule progres tidak mengalami deviasi.

Rani Riansyah, selaku Aktivis Pemerhati Pembangunan saat coffe time dirumah Anggota DPRD Provinsi Banten, H. Fahrudin HS, S.P.d.I Fraksi PPP malam ini mengatakan

“Dari titik nol hingga saat ini, baik pekerjaan minor (TPT), pemadatan, lean concrete (LC), pembesian hingga betonisasi yang menggunakan beton fs 45, saya pantau dikerjakan sesuai spek, saya kagum dengan sikap komit pelaksana, ini mesti dicontoh oleh kontraktor kontraktor lain, tidak ada yang dikurangi kurangi” ucapnya

Kegiatan Rehabilitasi jalan Pontang Kronjo Mauk juga memberikan rasa kegembiraan terhadap masyarakat, lebih lanjut segenap aktivis pemerhati pembangunan dan masyarakat setempat juga berharap agar setiap pelaksana proyek dapat menjalankan pekerjaan dengan prinsip yang jujur, tranparan dan tidak mengurangi kwalitas dan kwantitasnya. (Fahrur Rozi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed