oleh

Rekan Indonesia Deli Serdang Dukung Gubernur Sumut Per-Ketat Aktivitas Keluar Masuk Sumut

SUARAGARUDANEWS.COM,  JAKARTA – Kolektif Pimpinan Daerah (KPD) Relawan Kesehatan (REKAN) Indonesia Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam menekan penyebaran Covid-19 dengan mengeluarkan Surat No. 360/9626/2020 tanggal 18 Desember 2020.

Didalam surat tersebut mewajibkan  setiap pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) baik masuk ataupun keluar dari wilayah Sumut wajib menunjukan hasil PCR atau Rapid Test Antigen (RDT-ag) dengan masa berlaku 14 hari dari pengecekan.

“Penyebaran Covid-19 di Indonesia semakin tidak terkendali dan masif, jumlah orang yang terpapar semakin banyak, jadi perlu diatur secara ketat aktivitas disetiap daerah agar menekan laju penyebaran Covid-19 di Sumatera Utara,” sebut Iko Riansyah Ketua KPD REKAN Indonesia Deli Serdang di Kantor Nasional REKAN Indonesia di Jakarta Selatan, Sabtu, (26/12) kepada awak media.

Saat ini, masih Iko, sudah susah mencari kamar di rumah sakit, lonjakan yang terpapar covid terus meroket, dan ketersediaan rumah sakit menampung pasien Covid berbanding terbalik.

“Patut diketahui ambang batas aman menurut WHO mematok Bed Occupancy Ratio rumah sakit sebesar 60 %, sementara itu untuk DKI Jakarta, Banten dan Jabar melebih dari itu, artinya gelombang Covid masih belum kunjung mereda, ini perlu menjadi perhatian bersama khususnya bijaksana mengartikan 3M dalam perang melawan Covid,” sebut Iko cemas.

Masyarakat Sumut, tambah Iko, harus penuh kesadaran dan dewasa menyikapi wabah ini. Keterlibatan pasif dalam menekan laju covid dengan berpegang teguh pada 3M sangat sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid, kata Iko.

“Mulai dari sekarang, mari kita kurangi kenyamanan kita dan tingkatkan keamanan. Galakan hidup sehat dan bersih, jika membutuhkan informasi terkait Covid bisa berdiskusi dengan Rekan Indonensia,” ujar Iko.

Terakhir, Iko juga berharap, kebijakan Pemprov Sumut dalam penanganan Covid bisa lebih fokus dan ditingkatkan lagi, seraya menginisiasi program yang dapat melibatkan pihak swasta/ormas dalam menekan penyebaran Covid sebagai mitra trategis pemerintah, tutup Iko. (ndra)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed