oleh

Rekan Indonesia Sumut Prihatin Dengan Lambatnya Proses Pelayanan RSUD ADAM MALIK

SUARAGARUDANEWS. COM |MEDAN- RSUD Adam Malik yang merupakan RS rujukan provinsi di Sumatera Utara (Sumut) seharusnya menjadi harapan warga Sumut untuk dapat mengobati penyakitnya dengan pelayanan yang optimal.

Namun, apa yang diharapkan ternyata jauh dari kenyataan. Banyak warga Sumut yang berkahir dengan kekecewaan terhadap pelayanan di RSUD Adam Malik.

Banyak warga yang mengadukan pelayanan di RSUD Adam Malik, mulai dari lambannya pelayanan, susahnya mendapat kamar, perawat yang tidak ramah, dan lain-lain.

Tercatat selama Januari 2021 ada sebanyak 28 pengaduan yang di terima oleh Kolektif Pimpinan Wilayah (KPW) Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesi Provinsi Sumut.

Disebutkan oleh sekretaris wilayah Rekan Indonesia Sumatera Utara, Iko Riansyah. Rekan Indonesia Sumut sudah sering berkomunikasi kepada pihak RSUD Adam Malik untuk memperbaiki layanannya. Namun sepertinya tidak digubris oleh pihak RSUD Adam Malik.

Menurut Iko panggilan akrab Sekretaris Wilayah Rekan Indonesia Sumut  ini, pihaknya saat ini kembali mendapat keluhan dari warga kabupaten Langkat.

Pengaduan tersebut berupa keluhan lambannya pelayanan di RSUD Adam Malik terhadap anaknya yang berusia 8 tahun dan menderita kanker di saluran pernafasaannya.

“Pada tanggal 11Januari 2021 warga ini membawa anaknya ke RSUD Adam Malik untuk berobat, setelah melakukan melakukan pendaftaran. Saat itu memang dilakukan perawatan karena anaknya mengalami HB rendah dan butuh tranfusi darah. Lalu tanggal 14 Januari diperbolehkan pulang” Iko bercerita.

Ditambahkan oleh Iko, berdasarkan kronologi yang dikirimkan ke pihaknya. didapat keterangan bahwa saat diperbolehkan pulang itu (14 Januari-Red) anak warga tersebut mengalami pendarahan yang keluar dari hidung dan mulutnya bahkan sampai muntah darah. baru setelah keadaan membaik, mereka pulang ke kontrakannya.

Tanggal 18 januari 2021 orangtua si anak kembali dihubungi oleh pihak rumah sakit untuk datang kembali ke rumah sakit dan melakukan CT Scan, kemudian setelah CT Scaning pasien dan keluarga pasien di suruh pulang kembali untuk menunggu hasil pemeriksaan oleh Dokter Pada tanggal 25 Januari 2021 orangtua si anak kembali dipanggil oleh pihak RSUD untuk melakukan pemeriksaan ke dokter THT setelah di periksa kemudian kembali di suruh pulang kembali karena hasil CT Scan belum keluar.

Tanggal 27 Januari 2021 orangtua si anak kembali dihubungi oleh pihak rumah sakit karena hasil CT Scaning  sudah keluar, anaknya di periksa  oleh beberapa Dokter spesialis. Kemudian setelah di periksa, dokter meminta waktu untuk melakukan konsultasi dengan dokter lain yang menangani penyakit anaknya. Dan sampai saat ini belum juga ada kabar terkait hasil konsultasi tersebut.

“Sementara kondisi anaknya sering mengalami pendarahan dan menurut orangtuanya itu sering terjadi” Iko menambahkan ceritanya.

Untuk itulah, KPW Rekan Indonesia Provinsi Sumut meminta kepada pihak RSUD Adam Malik untuk serius menangani penyakit si anak tersebut agar bisa segera disembuhkan. Karena pihak keluarga membutuhkan kepastian informasi terkait kelanjutan pengobatan anaknya.

“Kami juga meminta kepada dinkes provinsi Sumut agar juga melakukan pengawasan dan pembinaan kepada RSUD Adam Malik, sehingga dapat lebih optimal lagi dalam melakukan pelayanan kepada publik. Apalagi wewenang pengawasan dan pembinaan terhadap RS adalah amanat UU RS” pinta Iko kepada dinkes provinsi Sumut. (Ko)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed