oleh

SMKN 1 CIRUAS BUTUH TAMBAHAN RUANG KELAS BELAJAR

SUARAGARUDANEWS.COM | Serang Banten – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan basis program studi (prodi) diharapkan menghasilkan kompetensi yang trampil  bagi peserta didik ini semangkin diminati.

Situasional dalam lingkup kebutuhan akan keterampilan dan nilai kreatifitas pada era industrial juga perkantoran, menjadikan tingkat peminat untuk mendapatkan pengajaran keterampilan yang kompeten dari tahun ketahun kian meningkat disekolah menengah kejuruan.

SMKN 1 Ciruas Kabupaten Serang yang telah berdiri lebih dari lima tahun ini memiliki 5 (lima) program studi (prodi) yang telah disesuaikan dengan kebutuhan lapangan didalam dunia usaha, perkantoran dan industri.

Saat ditemui Kepala Sekolah SMKN 1 Ciruas Jahidi SPd. MSi mengulas sejumlah kegiatan belajar mengajar, jumlah pelajar yang ada sekitar 570 siswa/i dengan 15 rombel (rombongan belajar) belum seimbang dengan jumlah ruang kelas belajar dan fasilatas pendukung yang ada saat ini.

Saat ini SMKN 1 Ciruas yang berdiri diatas tanah seluas 2 (dua) hektar baru memiliki 10 ruang kelas belajar (rkb), dari situasional yang ada diwilayah sekolah ini minat masyarakat menyekolahkan putra/putrinya kian meningkat, dari lokasi yang ada, SMKN 1 Ciruas  sangat berpotensi dijadikan lingkungan pendidikan yang handal, bermutu dan bermuatan education, karena terletak didaerah yang cukup tenang dan minim polusi suara serta memiliki area yang luas.

“ironis! tingginya peminat untuk dapat belajar disekolah ini kian meningkat namun fasilitas ruang kelas belajar saja belum cukup, disini hanya ada 10 RKB, 15 rombel, itu berarti perlu adanya tambahan 5 RKB lagi, lahan yang ada masih cukup luas” jelas Suprani Devisi analisis LSM GMBI yang juga warga sekitar.

Saat ditemui, Kepala Sekolah menerangkan bahwa sekolah ini masih membutuhkan minimal 5 (lima) RKB, dari segi lokasi  SMKN 1 Ciruas masih miliki area yang cukup luas, secara situasional kebutuhan pelayanan pendidikan SMKN 1 Ciruas ini harusnya menjadi prioritas.

“Jumlah ruang kelas belajar hanya ada 10 RKB, 3 ruang praktek, dari 15 rombel itu artinya kami masih butuh minimal tambahan 5 RKB lagi” terang Kepsek.

Pogram studi (prodi) yang ada disekolah ini meliputi Otomotif, Mesin, Listrik, Akutansi dan APK (administrasi Perkantoran), pada 13 / 03/ 2018 kemarin tampak para siswa tengah melakukan UKOM (ujian kopetensi). Kegiatan ini dilakukan bagi siswa kelas  XII untuk membiasakan siswa sebelum lulus dengan keterampilan yang telah dimilikinya.

Lanjut Suprani , secara situasional dari tingkat kebutuhan dengan minat masyarakat untuk dapat bersekolah, ini mesti dilakukan percepatan pengadaan/pembangunan ruang kelas baru, ya sebaiknya sebelum tahun ajaran baru juli mendatang ada penambahan RKB” tandasnya.

Suprani juga menyampaikan, “sarana prasarana juga fasilitas penunjang didunia pendidikan merupakan prioritas pembangunan yang strategis, dalam upaya peningkatan sumber daya manusia yang terampil dan kompeten, perlu sesegara mungkin pemangku kebijakan mengupayakan pembangunan RKB dan fasilitas serta biaya mobile yang memadai di SMKN 1 Ciruas ini” tandasnya.

Dengan dipenuhinya segala sarana prasarana serta fasilitas penunjang diharapkan lulusan dari SMKN 1 Ciruas ini dapat dibanggakan masyarakat dan pemerintah (ozi/pran’s)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed