oleh

TERDAFTAR TAPI BELUM DAPAT BST. BEGINI KATA KABID PFM DINSOS MEDAN?

SUARAGARUDANEWS.COM, MEDAN – Menyoal Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial R.I yang di salurkan melalui Dinas Sosial Kota Medan dan PT. Pos Indonesia menuai persoalan.

Sedikitnya masih banyak masyarakat yang terdata dan berhak mendapatkan bantuan tersebut tapi belum mendapatkan kucuran dana BST tersebut.

Bantuan ini sudah berjalan sejak bulan Juni 2020 lalu di Kota Medan. Dan bantuan ini diperuntukan untuk masyarakat Kota Medan yang terdampak langsung akibat Covid-19.

Seperti yang dialami Robert Silalahi Warga Jln. Turi Kec. Medan Kota No. 124  Lorong B penelpon dalam sesi tanya jawab dalam talhshow yang dilakukan oleh DPD GMNI Sumut, Kepala Kantor PT. Pos Cab. Kota Medan dan Dinas Sosial Medan di Radio Lite 98.2 Fm, Jumat, (06/11).

Robert mengaku, dirinya merupakan salah satu masyarakat yang tidak bisa mendapatkan bantuan Kartu Prakerja karena sudah terdata sebagai penerima manfaat BST sedangkan bantuan BST tersebut belum ia dapatkan.

Dan masih banyak persoalan beragam seputaran BST yang menjadi pertanyaan bagi warga Kota Medan.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (PFM) Ridha Valenta Yetta, mengatakan bahwasanya mungkin masyarakat yang tidak mendapat BST terdaftar di DTKS tapi belum mendapatkan bantuan.

“Banyak masyaarakat yang tidak paham soal ini, jadi masyarakat yang terdaftar dalam DTKS Dinsos Kota Medan ada sebanyak 128.870 KPM, salah satunya Pak Robert tadi, sedangkan kuota yang diberikan oleh Kementerian Sosial untuk BST sebanyak 63,155 KPM,” sebut Ridha Yetta.

Bisa jadi, Pak Robert itu terdata sebagai penerima BST, namun hanya saja belum tersentuh untuk mendapatkan bantuan, tinggal menunggu giliran saja dibantuan berikutnya, kata Ridha.

Kasus-kasus serupa atau beragam lainnya seperti pak Robert, masyarakat bisa langsung datang ke Kantor Dinsos Medan untuk bisa lebih detail memahami mekanisme dan alur penerimaan BST.

Ridha menyampaikan, penyaluran BST sudah 98 % tersalur dengan baik ditahap akhir, dan pihaknya (red- Dinsos Medan) mendapatkan informasi akan dilanjut sampai Juni mendatang hanya saja belum mendapat surat resemi terkait itu. (ndra)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed