oleh

Tertangkap Kamera “Ulah Pelaksana Proyek Jalan Wewuluh Mekar Sari”

SUARAGARUDANEWS.COM | Kab. Serang Banten – Kejadian gelar beton yang disinyalir asal asalan pada Proyek Peningkatan Ruas Jalan Wewuluh Mekar Sari terekam kamera, sontak mengundang perhatian sejumlah pihak baik Muspika Kec. Binuang, LSM maupun masyarakat (23/06/2019)

Tampaknya masyarakat Binuang tidak ingin hasil dari pekerjaan Peningkatan Ruas Jalan ini mudah rusak. Masyarakat juga mengharapkan pada pihak terkait (DPUPR) bila perlu dilakukan pemutusan kontrak.

Sarbeni (bukan nama sebenarnya) bersama 6 orang rekannya yang juga tokoh pemuka Masyarakat Binuang mengherankan upaya yang disinyalir culas oleh pelaksana.

“Dari awal saya perhatikan, mulai dari galian, digali secara manual, kedalamannya juga bervariatif, pemadatannya saya ragukan, itu kan masih banyak kelihatan tanah dipermukaannya, sering saya lihat kegiatan proyek jalan seperti ini, kerjaannya bagus, lapisan permukaan batu atasnya juga dipadatkan secara merata, gak kayak begini ada bergelombang, kelihatannya pemborong terburu buru dan asal asalan” terangnya

Masih kata Sarbeni, “kita lihat Vidio ini, lucu! saat gelar beton gak pake bagisting, dituang diatas permukaan yang belum rata lagi, lihat tu permukaan sebelum dicor seperti punggung kura kura dan bergelombang, ya kalau diperiksa dan diukur dari samping kanan kiri sich bener, tapi coba dibagian ditengahnya?, kami masyarakat ingin hasilnya baik lah, paling tidak sampai lima tahun mendatang masih bagus, kalau begini mah ragu kita, pengguna yang melintasi jalan ini bobot kendaraannya berat lho!” begitu harapnya

Dalam pantau awak media di lokasi beberapa hari kemarin, tidak tampak adanya konsultan pengawas, Peltek (pelaksana teknis) dari DPUPR Kab. Serang menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengawasi kegiatan proyek peningkatan Jalan Wewuluh Mekarsari.

Kontraktor semacam ini menurut Sarbeni layak untuk diputus kontrak “saya kira bila dibiarkan kerjaannya asal asalan begini bisa cepet rusak nantinya, saran saya baiknya diputus kontrak aja, yang rugi kan kita juga, nanti belum setahun jalannya dah rusak lagi, masih banyak Pemborong lain yang bagus, cara pemborong begini mah kami rasa culas dan saya rasa pikirannya cuma cari untung sendiri doang, kami masyarakat nantinya yang dirugikan” ujarnya

Sekedar untuk diketahui, Peningkatan Jalan Wewuluh Mekar Sari Kecamatan Binuang bernomor kontrak 620/15 – PK.2380245/SPK/WWLH-MKRSR/PPK-BM/DPUPR/2019 dengan nilai Kontrak Tiga Milyard Lima Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sembilan Ribu Lima Ratus Lima Puluh Rupiah dari Dana APBD_DAK Kab. Serang (Fahrur Rozi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed